daftar maru snmptn panlok 44 UNS

berikut ini akan saya tampilkan link untuk mendownload daftra mahasiswa UNS angkatan 2012 yang diterima melalui jalur SNMPTN. mungkin memang telat, tapiiiiiii semoga bermanfaat yaa,,hehe


DOWNLOAD

daftar mahasiswa fisika 2012 uundangan


Supatmi
SMAN 1 PULUNG
Jawa Timur
Siska Rahayuningtyas
SMA YADIKA 5
DKI Jakarta
Martia Putri Gitrin
SMAN 2 MADIUN
Jawa Timur
Devara Ega Fausta
SMAN 1 WONOGIRI
Jawa Tengah
Khairunnisa
SMAN 1 BALIKPAPAN
Kalimantan Timur
Evangelin Hutamaningtyas
SMAN 1 GEGER
Jawa Timur
Iranika Fitriyani
SMAN 1 KARANGANYAR
Jawa Tengah
Wildan Fakhri
SMAN 1 GEGESIK
Jawa Barat
Friska Juliana Hutauruk
SMA S SANTO THOMAS 3
Sumatera Utara
Dedi Suprianto
SMAN 1 WURYANTORO
Jawa Tengah
Umi Khasanah
SMA N 1 PACITAN
Jawa Timur
Petrananda Dea Karunia
SMAN 7 SURAKARTA
Jawa Tengah
Ana Ratni Fitrianingrom
SMAN 7 SURAKARTA
Jawa Tengah
Kusumaningtyas Dwi P.
SMAN 1 MEJAYAN
Jawa Timur
Asih Rahmini Rahmat
SMAN 1 GONDANGREJO
Jawa Tengah
Dwi Raindy Hartyanta Putra
SMA NEGERI  7
DI Yogyakarta
Susilo Prasetyo
SMK (SMEA) N 1 KLATEN
Jawa Tengah
Diani Galih Saputri
SMAN 1 REJOTANGAN
Jawa Timur
Yosua Ardi Kurniawan
SMA KRISTEN 1 SURAKARTA
Jawa Tengah
Reza Aditya
SMAN 3 SRAGEN
Jawa Tengah

link untuk download esai termodinamika

untuk download esai tentang hukum termodinamika baik yang pertama, kedua maupun ke nol, silakan klik link yang ada di bawah ini :)

HK TERMODINAMIKA KE NOL 
HK TERMODINAMIKA PERTAMA
HK TERMODINAMIKA KE DUA

selamat belajar :)

contoh esai HK termodinamika ke dua


ASHARI ALFIYAHYA
M0210013


HUKUM TERMODINAMIKA KEDUA

                        Hukum termodinamika kedua ini erat hubungannya dengan hukum termodinamika yang sebalumnya. Namun, hukum termodinamika kedua ini lebih membahas tentang peristiwa yang terjadi yang menyangkut hukum termodinamika yang pertama, namun ternyata hal tersebut tidak terbukti dan justru adanya peristiwa baru. Jika pada hukum termodinamika pertama telah disampaikan bahwa energi berrsifat kekal dan berubah wajud, namun di hukum termodinamika kedua ini berbeda, energi tidak bisa dengan mudah berubah begitu sajaa. Energi berubah dengan sifat tertentu. Salah satu sifatnya adalah bahwa dalam termodinamika iini bersifat irreversible. Yang artinya bahwa energi berubah dengan satu arah. Sehingga jika diambil contoh, misalnnya jika kita menjatuhkan kelereng dari ketingian tertentu. Kelereng tersebut jatuh memiliki energi potensial yang diubah menjadi energi kinetik (pada saat terjun). Dan akan berubah menjadi sedikit energi bunyi dan energi panas pada saat membentur lantai (dasar). Namun kita tidak bisa mengubah dengan mudah, jika kita memiliki kelerega dan energi panas, maka tidak akan mungkin kelereng tersebut akan naik dengan sendirinya ke atas dengan energi kinetik dan kemudian menjadi energi potensial.

            Dalam hukum termodinamika kedua dikenal istilah entropi, entropi adalah sebuah besaran yang akan selalu naik (bertambah) seiring dengan bertambahnya waktu mendekati nilai maksimumnya. Hukum kedua termodinamika pada keadaan entropi mengatakan bahwa:
Processes in which the entropy of an isolated system would decrease do not occur or in every process taking place in an isolated system the entropy of the system either increases or remains constant.
Artinya adalah bahwa entropi pada sistem yang tertutup akan selalu naik dan lalu akan konstan pada saat mendekati kesetimbangan. Sehingga peristiwa entropi pada hukum termodinamika kedua ini akan selalu naik hingga titik maksimum seiring bertambahnya waktu.
            Entropi berhubungan dengan ketidakteraturan suatu partikel. Jika dicontohkan, maka kurang lebih seperti di bawah ini:
Pada gambar di samping ini, ada dua wadah, A dan B yang dipisahkan oleh suatu sekat yang masih terkunci rapat, sehingga pertikel di dalam nya tidak dapat berpindah ke wadah B. Banyaknya partikel di wadah A adalah ada 25 partikel, sedangkan pada wadah B masih kosong. Sedangkan pada gambar di bawahnya, sekat sudah dibuka, sehingga paartikel yang ada di wadah B mulai bergerak dengan aktif ke segala arah dan akhirnya sedikit demi sedikit masuk ke wadah B yang semula kosong. Gerak partikel ini bergerak dengan sangat aktif. Sedangkan pada gambar ketiga adalah keadaan dimana partikel sudah mendekati titik maksimum, jika di awal tadi di wadah A berisi 25 partikel dan di wadah B kosong, maka di keadaan ketiga ini di wadah B sudah terisi. Di wadah A terisi sebanyak 12 partikel dan di wadah B berisi sebanyak 13 partikel. Meskipun sekat terbuka, namun perubahan banyaknya pertikel akan mendekati kon
 

konstan dan berada di titik maksimum. Di keadaan inilah adanya hukum termodinamika kedua yang berhubungan dengan entropi telah berlaku dan terjadi.

            Dari kasus yang sudah disampaikan, dapat ditarik satu garis besar bahwa termodinamika bersifat irreversible dan pada entropi akan mendekati nilai maksimum seiring denga bertambahnnya waktu.


Referensi:
Giancoli, Douglas C.. 2001. Fisika Jilid I (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga
Tipler, P.A.. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan). Jakarta: Penebit Erlangga
Sears, Francis. W.. 1986. Thermodynamics, kinetic theory, and statistical thermodynamics. Sydney: Addison-Wesley Publishing Company

contoh esai HK termodinamika pertama


ASHARI ALFIYAHYA
M0210013


HUKUM TERMODINAMIKA PERTAMA

            Hukum termodinamika pertama adalah kelanjutan dari hukum termodinamika ke nol yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hukum termodinamika pertama ini sebenarnya sangat berkaitan dengan hukum kekekalan energi y ang berbunyi bahwa:
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, namun energi hanya dapat berubah wujud.
Hukum termodinamika pertama ini sangat bekaitan dnegan erat dengan hukum kekekalan energi tersebut. Masih sama seperti hukum termodinamika ke nol, hukum termodinamika pertama ini banyak ditemukan di peristiwa keseharian.
           
            Meskipun memiliki isi yang hampir sama dengan hukum kekekalan energi, namun sesungguhnya kurang baik jika kita tidak mengetahui bunyi hukum termodinamika pertama yang sesungguhnya. Hukum termodinamika pertama ini berbunyi bahwa:
The total is the same in all adiabatic processes between any two equilibrium states having the same kinetic and potential energy.
Bunyi hukum termodinamika pertama tersebut didapatkan dari buku Thermodinamika dari Francis Sears. Arti yang memudahkan unntuk dipahami dari bunyi hukum tersebut kurang lebih adalah perubahan energi total dalam suatu sistem yang tertutup adalah sama besar dengan jumlah besarnya kalor yang ditambahkan ke dalam sistem termodinamika dan usaha yang dilakukan di sistem tersebut. Jika dituliskan dalam bentuk rumus, maka:
                    dimana: U       = perubahan energi dalam
                                                             Q        = perubahan kalor
                                                             W       = perubahan usaha yang dilakukan
            Di dalam hukum termodinamika pertama bekerja beberapa peristiwa lain, antara lain yaitu proses isotermal, proses isobarik, proses isokhorik, dan proses adiabatik. Proses isotermal adalah proses pada peristiwa terjadiinya hukum termodinamika pertama pada saat suhunya selalu konstan, yang artinya, di dalam sistem tersebut tidak terjadi perubahan suhu. Proses isobarik adalah peristiwa dimana tekanan tidak berubah, tekanan di dalam sistem selalu sama dan tidak ada perubahan yang signifikan. Proses isokhorik adalah peristiwa pada hukum termodinamika pertama pada saat volumenya yang kostan. Dan proses adiabatik adalah peristiwwa dimana tidak ada perubahan kalor di dalam sistem.
            Penerapan hukum termodinamika pertama ini terjadi pada banyak peristiwa sehari hari, hanya kita saja yang kurang peka dan akhirnya kurang sadar dengan adanya peristiwa hukum termodinamika pertama ini. Salah satu contohnya adalah pada bunga es di kulkas kita semua. Jika kulkas disebut sebagai sistem dan panas yang ada di luar nya adalah lingkungan. Adanya perubahan suhu dan tekanan di dalam sistem tersebut akan membuat terjadinya hukum termodinamika pertama. Kalor mengalir dari dalam sistem ke luar sistem (lingkungan). Lalu, di dalam kulkas bekerja usaha untuk teteap menyetabilkan keadaan di dalam kulkas. Usaha ini diubah dalam bentuk yang lain, yaitu menjadi bunga es, sehingga suhu es tetap terjaga (dingin) meskipun mesinnya menghasilkan kalor (mengubah dari energi listrik menjadi kalor yang digunakan untuk mendinginkan isi kulkas). Jika usaha nya tidak diubah dalam bentuk bunga es, maka kulkas akan overheat atau kepanasan dan akan cepat rusak.

            Selain menggunakan contoh dari kulkas, tentu masih banyak contoh lain. Seperti pada pembuatan popcorn, merebus air, dll. Sedikit pengantar tentang hukum termodinamika pertama ini saya rasa sudah cukup menambah pengetahuan dan kepahaman mahasiswa yang mengambil mata kuliah Termodinamika.


Referensi:
Giancoli, Douglas C.. 2001. Fisika Jilid I (terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga
Tipler, P.A.. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan). Jakarta: Penebit Erlangga
Sears, Francis. W.. 1986. Thermodynamics, kinetic theory, and statistical thermodynamics. Sydney: Addison-Wesley Publishing Company
© Ashari Alfiyahya™ - 2012. Diberdayakan oleh Blogger.

    visitors

    free counters

    Translate